post

Hanya Satu yang Bisa Hentikan Ketajaman Harry Kane Musim Ini, Apa Itu?

potatoqq – Ketajaman di depan gawang lawan yang diperlihatkan striker Tottenham, Harry Kane musim ini hanya bisa dihentikan oleh satu hal. Keyakinan ini dilontarkan oleh eks kapten Manchester United, Gary Neville.

Akhir pekan kemarin, Kane mencatat prestasi luar biasa. Golnya ke gawang West Brom menjadi gol ke-150 Kane di Premier League, sekaligus gol ke-200 dalam 300 laga bersama Spurs.

Secara keseluruhan, musim ini Kane tampil luar biasa dengan menyumbang 13 gol dan 10 assist dari 14 pertandingan di semua kompetisi, termasuk kualifikasi Liga Europa.

Penilaian Neville
Bagi Neville, Kane merupakan sosok ujung tombak terbaik di Premier League musim ini. Catatan gol dan assistnya sudah membuktikan anggapan tersebut.

Meski demikian, Neville mewanti-wanti kepada Spurs jika di tengah musim Kane mengalami cedera, maka performa tim secara keseluruhan juga bakal turun.

“Satu-satunya hal yang dapat menghentikan Harry Kane melakukan segalanya dalam pertandingan, memecahkan setiap rekor, adalah cedera,” ujar Neville dalam podcast bikinannya.

Mirip Alan Shearer
Lebih lanjut, Neville juga menilai bahwa Kane memiliki banyak kemiripan dengan sosok striker legendaris Premier League, Alan Shearer.

“Alan Shearer jelas merupakan striker terbaik dalam sejarah Premier League dalam hal rekor golnya. Dia adalah striker terbaik yang pernah bermain untuk Inggris, dalam hal pemain nomor sembilan, dan Rooney saya tempatkan di sana bersamanya,” tutur Neville.

“Harry Kane memiliki begitu banyak kesamaan dalam permainannya, dalam hal mentalitas, sedingin es, tampaknya tidak gentar jika dia melewatkan kesempatan, tersentak jika penjaga gawang menyelamatkan satu peluang, dia akan kembali dan melakukan hal yang benar. Mencetak gol adalah proses bagi mereka, di mana dia tahu di mana targetnya,” imbuhnya.

“Itu metodis, dan dia brilian. Dia profesional yang hebat, dan Inggris beruntung memilikinya.” tukasnya.

post

Cristiano Ronaldo Sudah Kembali, Bagaimana Strategi Juventus di Markas Ferencvaros?

potatoqq – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo memberi kisi-kisi mengenai strategi yang akan ia terapkan kala timnya meladeni tantangan tuan rumah Ferencvaros, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB.

Kabar bagus didapat Juventus dengan kembalinya sang megabintang, Cristiano Ronaldo yang sebelumnya absen di dua matchday awal akibat positif Covid-19.

Ronaldo sendiri sudah diturunkan sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Spezia akhir pekan kemarin. Hebatnya, CR7 langsung mencetak dua gol.

Kisi-Kisi Pirlo
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Pirlo pun menyatakan bahwa kembalinya Ronaldo tak akan mempengaruhi strategi yang bakal ia terapkan di markas Ferencvaros.

“Sistemnya tetap sama, hanya saja para pemain dan karakteristiknya berubah. Weston McKennie memainkan peran yang sama seperti yang dilakukan Aaron Ramsey atau Dejan Kulusevski di laga lainnya,” ujar Pirlo seperti dikutip Football Italia.

“Saya merasa itu adalah opsi terbaik melawan Spezia untuk melebarkan sayap Juan Cuadrado dan memberinya dukungan, tetapi ide sepak bola kami tidak akan berubah.” tambahnya.

Senang Ada Penonton
Tak seperti di Italia, pertandingan sepak bola di Hungaria bisa ditonton secara langsung di stadion meski jumlahnya dibatasi. Pirlo pun senang dengan hal ini.

“Itu adalah hal positif untuk tim tuan rumah dan tim tamu, karena memberi para pemain rasa kesulitan, potensi risiko dan dapat membangunkan beberapa bek yang mungkin membiarkan pikiran mereka mengembara,” tutur Pirlo.

Juventus saat ini masih menempati peringkat kedua di Grup G dengan perolehan tiga poin, setingkat di bawah Barcelona yang memuncaki klasemen dengan enam poin.

post

Manchester United vs RB Leipzig: Solskjaer Bakal Amati Dayot Upamecano

potatoqq – Tidak seperti biasanya, Ole Gunnar Solskjaer mau bicara sedikit lebih banyak soal pemain tim lain. Pemain yang dimaksud adalah Dayot Upamecano, bek tengah muda yang lama dihubungkan dengan Setan Merah.

Manchester United bakal menjamu RB Leipzig pada matchday 2 Grup H Liga Champions 2020/21, Kamis (28/10/2020) besok. Inilah alasan Solskjaer mau bicara soal Upamecano, yang sekarang merupakan salah satu pemain terpenting Leipzig.

Upamecano masih 22 tahun dan digadang-gadang sebagai salah satu calon bek tengah terbaik di masa mendatang. Wajar jika namanya dihubungkan dengan berapa klub top, salah satunya MU.

Selalu ada spekulasi
Solskjaer menegaskan bahwa sebenarnya dia tidak suka bicara terlalu banyak soal pemain tim lain, tapi kali ini situasinya berbeda, sebab MU akan berhadapan langsung dengan Upamecano.

Memang Solskjaer tidak mengonfirmasi bahwa MU akan bergerak mendatangkan Upamecano, tapi setidaknya akan mengamati.

“Selalu ada rumor dan spekulasi soal pemain bagus yang dikaitkan dengan Manchester United,” buka Solskjaer kepada Goal internasional.

“Saya selalu berusaha menghargai itu, mereka adalah pemain tim lain dan saya tidak mau berkomentar untuk setiap pemain yang dihubungkan dengan kami.”

“Namun, karena dia [Upamecano] bermain melawan kami besok, saya tahu dia adalah pemain yang sangat bagus dan kami bisa menyaksikannya dari dekat besok,” imbuhnya.

Ancaman Leipzig
Lebih lanjut, Solskjaer sendiri tidak mau timnya sampai lengah menghadapi Leipzig. Memang Lepzig bukan tim terkuat di Bundesliga, tapi pasukan Julian Nagelsmann ini selalu menyimpan kejutan.

“Mereka adalah klub yang telah naik level dengan luar biasa dan hampir selalu berkembang di setiap musimnya,” sambung Solskjaer.

“Musim lalu, mereka finis di peringkat ketiga Bundesliga. Mereka memulai musim dengan sangat baik, mencapai semifinal Liga Champions, dan sungguh mengincar trofi.”

“Ada pelatih muda yang menarik dan adaptif, serta pemain-pemain muda dengan energi luar biasa,” tutupnya.

post

Real Madrid Terseok-seok, Zidane: Tim Lain Juga Gitu Kok

potatoqq – Real Madrid takluk 0-1 saat menjamu tim promosi, Cadiz, pada duel La Liga akhir pekan lalu. Kekalahan ini tentu memicu kritik pedas terhadap Zinedine Zidane dan skuadnya.

Madrid tampil jauh di bawah standar saat melawan Cadiz kemarin. Hanya dua tembakan tepat sasaran, padahal mendominasi hingga 75% penguasaan bola.

Los Blancos pun baru mencetak enam gol dari lima laga La Liga sejauh ini. Catatan minor yang membuktikan masalah mereka di lini serang: tidak ada pencetak gol tangguh.

Zidane tahu itu, dan dia tidak mencoba membantah. Dia mengakui timnya pantas dikritik, tapi menurutnya bukan hanya Madrid yang buruk di awal musim ini.

Memang pantas dikritik
Kekalahan dari Cadiz kemarin datang di momen terburuk. Madrid akan menghadapi dua pertandingan penting pekan ini: kontra Shakhtar Donetsk di Liga Champions tengah pekan ini, dan menyambangi Barcelona akhir pekan nanti.

Bagi Zidane, kekalahan dari Cadiz kemarin seharusnya melecut semangat tim. Laga kontra Shakhtar nanti bisa jadi kesempatan untuk bangkit.

“Saya kira kami memang pantas dikritik seperti yang sudah beredar setelah kekalahan itu,” buka Zidane di laman resmi RealMadrid.

“Akan tetapi sekarang adalah kesempatan kami untuk membalikkan keadaan. Semoga Anda akan melihat Real Madrid yang berbeda.”

Bisa bangkit
Zidane pun tak ragu sedikit pun akan kualitas timnya. Dia mengakui Madrid belum mencapai level terbaik, tapi bukan berarti tidak bisa, hanya butuh waktu.

“Saya kira, kapan pun segalanya berjalan sulit, tim ini terbukti bisa bangkit dan membuktikan diri. Benar ada momen-momen dalam semusim ketika performa kami merosot,” sambung Zidane.

“Kemarin [vs Cadiz] seharusnya kami bisa bermain lebih baik dan saya yakin kami bisa lebih baik lagi.”

Bukan hanya Madrid
Lebih lanjut, jika boleh berdalih, Zidane merasa bukan hanya timnya yang kerepotan di awal musim ini.

Ada banyak faktor, salah satunya karena pramusim yang terlalu singkat, dampak pandemi virus corona. Sebab itu, baginya kondisi Madrid masih aman.

“Saya kira Anda harus memandangnya lebih luas lagi,” lanjut pelatih berdarah Prancis ini.

“Jika Anda tidak hanya melihat kami, lihat tim-tim lain juga, tidak ada klub yang memulai musim dengan brilian, banyak yang kesulitan,” tutupnya.

post

Barcelona dan Real Madrid Kompak Kalah Sebelum El Clasico, Kini Cari Obat di Eropa

potatoqq – Real Madrid dan Barcelona, dua raksasa La Liga ini kompak sama-sama menelan kekalahan akhir pekan lalu, juga sama-sama dengan skor 0-1.

Bedanya, Barcelona kalah di kandang lawan, sedangkan Madrid di kandang sendiri — plus lawan tim promosi, Cadiz. Namun, yang sama adalah kedua tim sama-sama tampil buruk.

Madrid tampil kacau balau kontra Cadiz, khususnya di babak pertama. Zinedine Zidane bahkan sampai harus membuat empat pergantian pemain di jeda paruh waktu.

Barcelona tidak jauh berbeda. Menyambangi Getafe, permainan Barca tidak mencapai level yang dibutuhkan, dan akhirnya takluk dari penalti lawan. Permainan Barca tanpa arah, putar-putar tidak tanpa benar menyerang.

Jeda laga Eropa
Untungnya, kedua tim punya kesempatan mengalihkan fokus sejenak. Tengah pekan ini ada duel pembuka fase grup Liga Champions, yang juga sama pentingnya.

Barcelona bakal menjamu Ferencvaros pada Rabu (21/ 10/2020) dini hari WIB, Madrid menjamu Shakhtar Donetsk pada malam WIB di hari yang sama.

Dua pertandingan ini penting bagi kedua tim untuk memperbaiki ritme dan mengembalikan semangat tim dengan kemenangan. Tentu tidak mudah, Liga Champions selalu mengejutkan.

Jika melihat performa akhir pekan kemarin, Madrid ada masalah pada respons dan karakter pemain, Barca bermasalah pada operan pemungkas di sepertiga akhir.

Bertemu di Camp Nou
Duel di panggung Eropa tengah pekan ini akan sangat berpengaruh pada kondisi kedua tim menjelang duel akbar bertajuk El Clasico, Sabtu (24/10/2020) akhir pekan nanti.

Pertemuan ini biasanya menentukan juara La Liga, tapi sepertinya saat ini masih terlalu dini. Madrid ada di peringkat ke-3 dengan 10 poin dari 5 pertandingan, Barcelona di peringkat ke-9 dengan 7 poin dari 4 pertandingan.

Kondisi kedua tim sama-sama buruk, belum mencapai ritme terbaiknya. Kemenangan di El Clasico mungkin tidak akan menentukan juara di akhir musim nanti, meski jelas akan mendongkrak mental tim.

Setelah sama-sama kalah dan akan bertanding di Eropa, siapa yang bakal jadi pemenang El Clasico akhir pekan nanti?

post

Satu Hal Positif dari Hasil Imbang Chelsea: ‘Kutukan Diego Costa’ Berakhir?

potatoqq – Kisah Chelsea dalam laga lanjutan Premier League kontra Southampton hari Sabtu (17/10/2020) malam WIB tidak berakhir dengan indah. Tim asuhan Frank Lampard tersebut hanya mampu meraih satu poin di Stamford Bridge.

Chelsea sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi sang penyerang anyar, Timo Werner, masing-masing pada menit ke-15 dan 28. Namun Southampton berhasil membalas lewat Danny Ings dan Che Adams di menit ke-43 dan 57.

Dua menit setelah Adams mencetak gol, the Blues langsung memberikan respon dengan gol Kai Havertz. Dewi Fortuna nampak berpihak kepada Chelsea, sampai Jannik Vestergaard menjebol gawang Kepa Arrizabalaga di masa injury time.

Hasil imbang ini membuat Chelsea bertengger di peringkat ke-6 dalam klasemen sementara Premier League, dan bisa berubah saat pekan ke-5 tuntas. Sementara Southampton berada di posisi ke-10.

Berkat Terselubung
Satu sosok yang menjadi sorotan dalam pertandingan kali ini adalah Kepa Arrizabalaga. Penjaga gawang asal Spanyol itu turut bertanggung jawab lantaran gagal mengatasi tembakan Vestergaard yang sebenarnya berada dalam jangkauannya.

Tetapi lini pertahanan Chelsea juga tidak boleh luput saat sedang mencari ‘kambing hitam’. Kurt Zouma menciptakan masalah buat Kepa di depan gawang dengan memberikan ‘backpass’ yang setengah hati dan berujung pada gol kedua Southampton.

Ada banyak hal negatif yang bisa dipetik dari permainan the Blues pada malam ini. Namun, tentu saja, ada sisi positif yang patut untuk diperhatikan. Pertandingan ini menunjukkan seberapa garangnya lini depan Chelsea musim ini.

Sebelumnya, baik Timo Werner maupun Kai Havertz tidak mampu membubuhkan namanya di papan skor. Namun kali ini mereka kompak menjebol gawang lawan. Bahkan Werner sukses mengantongi dua gol pada pertandingan tersebut.

Juru Selamat Chelsea?
Setelah menunggu cukup lama, Werner akhirnya benar-benar membuktikan bahwa 45 juta pounds yang dikeluarkan Chelsea tidak sia-sia. Kedua golnya, bisa dibilang, lahir dari upayanya sendiri dalam mengoyak pertahanan lawan.

Tentu, jasa Ben Chilwell dan Jorginho tidak boleh dipandang sebelah mata. Meski begitu, kedua sosok tersebut hanya ‘menyampaikan’ bola dan Werner yang menuntaskan sisanya sendirian saat terkepung di kotak penalti.

Sudah cukup lama Chelsea menantikan sosok penyerang seperti ini. Terakhir, mereka memiliki bomber pekerja keras, bergairah, dan punya penyelesaian akhir di dalam diri Diego Costa. Orang yang dulunya tidak diinginkan Antonio Conte.

Tentang ‘Kutukan Diego Costa’
Pada musim 2016/17, Costa menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Chelsea menjuarai Premier League. Ia bahkan mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak the Blues di musim tersebut.

Namun, bukannya dijadikan sebagai pemain reguler, oleh Conte statusnya dibekukan. Ia pun memutuskan kembali ke pelukan klub yang membesarkan namanya, Atletico Madrid.

Sepertinya Costa menanamkan kutukan sejak didepak oleh Chelsea. Sejak saat itu, sektor depan selalu mengecewakan. Sosok seperti Alvaro Morata, Gonzalo Higuain, hingga Olivier Giroud bahkan kesulitan untuk mengatasinya.

Timo Werner datang untuk mengatasi kutukan tersebut. Ia sempat menunjukkan aroma kegagalan pada beberapa laga. Namun dengan dua golnya, pemain berusia 24 tahun tersebut menunjukkan secercah harapan.

post

Punya Banyak Pemain Top Rebutan Posisi, Lampard Woles Aja Tuh

potatoqq – Frank Lampard paham betul bahwa skuad Chelsea yang sekarang dianggap kegemukan, khususnya di lini serang. Biar begitu, baginya masalah itu justru menyenangkan.

Chelsea memang belanja besar pada bursa transfer musim panas kemarin. Paling tidak ada 5 pemain berkualitas inti, di lini serang ada Timo Werner, Kai Havertz, dan Hakim Ziyech.

Masalahnya, The Blues masih punya nama-nama yang musim lalu jadi andalan seperti Callum Hudson-Odoi, Mason Mount, dan Tammy Abraham. Kedatangan pemain baru bisa mengurangi menit bermain mereka.

Lalu apa kata Lampard soal kasus tersebut? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

Regenerasi
Bagi Lampard, kedatangan pemain-pemain baru itu tidaklah aneh, justru penting menggantikan nama-nama lama yang pergi. Dia yakin kompetisi internal sangat penting untuk Chelsea yang mau bersaing di level tertinggi.

“Tim mana pun yang ingin bersaing di puncak liga, atau di Liga Champions, dan bermain di FA Cup, membutuhkan lebih dari satu pemain di setiap posisi, dan harus membangun lini depan yang kompetitif,” kata Lampard kepada Sky Sports.

“Kami punya itu musim lalu, tapi kami telah kehilangan Willian, kehilangan Pedro, kehilangan Batshuayi.”

“Jadi kami mendatangkan pemain-pemain yang bisa menghadirkan level kompetisi serupa dalam jumlah angka dan kualitas,” imbuhnya.

Tidak ada masalah
Lebih lanjut, Lampard pun yakin kedatangan pemain baru tidak akan menggusur nama-nama lama. Cara kerjanya tidak langsung seperti itu, persaingan sehat tetap jadi tolok ukur utama.

Ini adalah tantangan bagi pemain Chelsea, entah yang baru atau yang lama, untuk menjaga level konsistensi dari pekan ke pekan.

“Ini tergantung pada para pemain, selalu soal performa mereka, dan di saat yang sama memberikan masalah menyenangkan bagi saya dalam hal memilih pemain dan menggunakannya sepanjang musim,” lanjut Lampard.

“Kami punya opsi untuk dimainkan dari bangku cadangan, jadi saya justru senang dengan apa yang disebut masalah oleh beberapa orang,” tutupnya.

post

Perkuat Pertahanan, Manchester United Incar Bek asal Spanyol Ini

pototatoqq – Klub Premier League, Manchester United diberitakan memiliki target baru untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Setan Merah berencana untuk merekrut Pau Torres dari Villarreal.

Sejak musim 2020/21 digulirkan, lini pertahanan Manchester United jadi sorotan. Ini dikarenakan gawang mereka bobol 11 kali dari tiga pertandingan saja di EPL.

Situasi ini membuat MU sempat mencoba membeli bek tengah baru di musim panas kemarin. Namun karena satu dan dua hal transfer itu batal terjadi.

ESPN melansir bahwa Manchester United punya target transfer baru untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Setan Merah ingin mendaratkan Pau Torres dari Villarreal.

Muda Berbakat
Menurut laporan tersebut, MU sudah mengamati sosok Torres sejak musim lalu.

Pasalnya Torres sudah menjadi pemain inti di skuat Villarreal. Ia juga tampil secara konsisten di lini pertahanan The Yellow Submarine.

Ia juga dipercaya untuk masuk ke Timnas Spanyol sehingga Solskjaer menilai sang bek bakal sangat bagus untuk tim mereka.

Harga Mahal
Namun untuk mendatangkan Torres, MU harus ambil ancang-ancang keluar uang banyak untuk merekrut Torres.

Sang bek baru saja mengikat kontrak baru di Villarreal. Ia akan membela The Yellow Submarine hingga tahun 2024 mendatang.

Untuk itu mereka harus keluar uang sekitar 60 juta Euro untuk mendapatkan jasa sang bek.

Opsi Lain
Selain Torres, ada beberapa nama yang diincar MU.

Ada James Tarkowski, Dayot Upamecano dan Kalidou Koulibaly yang disebut jadi incaran setan merah.

post

Inter Milan Ingin Tukar Christian Eriksen dengan Jerome Boateng, Bayern Munchen Menolak

potatoqq – Inter Milan dikabarkan sempat ingin menukar playmaker Christian Eriksen dengan bek tengah Bayern Munchen, Jerome Boateng pada jendela transfer musim panas kemarin.

Eriksen baru direkrut Inter dari Tottenham pada Januari lalu. Namun, playmaker asal Denmark tersebut gagal menunjukkan performa terbaiknya bersama Nerazzurri.

Sepanjang bursa transfer musim panas kemarin, nama Eriksen pun disebut-sebut bakal hengkang dari Giuseppe Meazza, meski Inter kabarnya menolak tiga proposal peminjaman untuk sang pemain.

Penolakan Bayern Munchen
Media Jerman, Bild kini melansir bahwa Inter sebenarnya ingin melepas Eriksen. Nerazzurri ingin menggunakan pemain 28 tahun itu sebagai alat tukar untuk mendapatkan Boateng.

Namun, keinginan Inter tak terwujud. Pasalnya, Bayern Munchen dengan tegas menolak proposal pertukaran pemain antara Boateng dengan Eriksen tersebut.

Pelatih Bayern, Hansi Flick diklaim masih ingin mempertahankan Boateng di skuadnya untuk musim ini.

Eriksen Tidak Betah
Di sisi lain, Eriksen dikabarkan sudah tidak betah berada di skuad asuhan Antonio Conte dan ingin segera mencari klub baru.

Sejauh ini Eriksen sudah tampil sebanyak 28 kali bersama Inter dengan mencetak empat gol di semua kompetisi.

Musim lalu, Eriksen ikut berkontribusi membawa Inter melaju hingga partai final Liga Europa meski akhirnya kalah dari Sevilla.

post

Hati-Hati Everton, Liverpool Sedang Terluka!

potatoqq – Duel sengit bertajuk Derby Merseyside di Premier League musim 2020/21 ini akan sedikit berbeda. Situasi kedua tim, Liverpool dan Everton, sedang bertolak belakang.

Meski sulit diprediksi, biasanya The Reds selalu jadi favorit pada pertandingan ini. Namun, sekarang justru Everton yang dijagokan sebagai pemenang.

Betapa tidak, Everton masih sempurna dengan 12 poin dari 4 kemenangan sejauh ini, Carlo Ancelotti dan skuadnya memuncaki klasemen sementara.

Liverpool, di sisi lain, baru menelan kekalahan memalukan dari Aston Villa dengan skor telak 2-7. Inilah sebabnya Everton lebih dijagokan sebagai pemenang.

Harus hati-hati
Analis Premier League, Danny Murphy, memahami posisi kedua tim menjelang duel di Goodison Park, Sabtu (17/10) mendatang. Namun, dia merasa Everton tidak boleh terlalu percaya diri.

Justru menurutnya Liverpool yang sekarang akan semakin berbahaya. Pasukan Jurgen Klopp akan berontak bangkit.

“Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, tim biru [Everton] diyakini akan memasuki pertandingan dengan kemungkinan menang, tapi dalam sepak bola Anda harus berhati-hati, khususnya melawan tim sebagus Liverpool sekarang,” buka Murphy kepada Daily Mail.

“Kita semua tahu bahwa pasukan Jurgen Klopp punya ketangguhan karakter selain kualitas mereka di lapangan.”

“Mereka telah melewati hampir semua rintangan dalam beberapa musim terakhir dan bangkit setelah gagal di final Eropa, apalagi hanya laga di Villa Park,” imbuhnya.

Waspada binatang yang terluka
Murphy mengibaratkan Liverpool sekarang seperti binatang yang terluka, yang siap menerkam rintangan di hadapannya. Liverpool bakal tampil agresif, khususnya dengan kembalinya beberapa pemain inti.

“Jika saya ada di ruang ganti Everton, saya akan berkata waspadalah terhadap binatang yang sedang terluka ini,” sambung Murphy.

“Khususnya jika Sadio Mane, Jordan Henderson, dan Thiago Alcantara diyakini sudah bisa kembali bermain.”

“Liverpool bakal memandang laga ini sebagai kesempatan emas. Mereka diragukan usai tampil buruk kontra Villa dan kebobolan tiga gol kontra Leeds, jari mereka ingin membungkam kritik itu,” tandasnya.